Penggunaan internet banking menjadi solusi praktis bagi Nasabah perbankan untuk memudahkan berbagai aktivitas transaksi tanpa perlu datang ke cabang.
Namun siapa sangka, hal ini justru dijadikan salah satu media oleh pelaku kejahatan untuk menguras habis isi rekening korbannya melalui tautan atau website palsu menyerupai internet banking resmi milik Bank. Untuk membuatnya lebih meyakinkan, saat ini penipu berhasil mencari cara baru agar banyak korban yang terjebak dengan menampilkan tautan palsu tersebut di posisi paling atas saat Anda mengakses mesin pencarian atau mengirimkan link phishing langsung ke email Anda dengan mengatasnamakan pihak Bank.
Modusnya terlihat sederhana, namun bisa menimbulkan kerugian yang luar biasa.
Kenali ciri-ciri link phishing yang perlu diwaspadai:
- Alamat URL yang terlihat menyerupai situs resmi;
Salah Benar https://businesss.ocbc.id https://business.ocbc.id
- Link dipasang sebagai iklan Google atau dikirimkan ke email perusahaan yang menjadi target dan memancing korban untuk mengakses website/halaman login palsu agar memasukkan informasi akses perbankannya.
- Penggunaan logo dan tampilan website yang menyerupai pihak resmi pada pesan yang dikirimkan, namun jika diperhatikan dengan teliti, URL website bukan URL resmi / secure.
- Korban tidak menyadari bahwa aktivitas perbankannya terpantau oleh penipu. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pelaku yang telah mencuri seluruh data perbankan korban untuk menguras isi rekening korban.
Cara Lindungi Diri dari Link Phishing
- Jangan klik link sebelum memastikan keasliannya!
Waspadai URL palsu yang diakses melalui search engine walaupun link yang muncul ada di posisi paling atas / menggunakan sponsored Ads. Waspadai juga mengakses website perbankan anda melalui link yang terdapat pada email. Pastikan dahulu URL yang diklik adalah asli.
Pastikan seluruh informasi berasal dari akun & nomor resmi OCBC yang terdaftar:- Website ocbc.id atau web.ocbc.id
- TANYA OCBC 1500-999 atau +62-21-26506300 (dari luar negeri)
- WhatsApp: TANYA OCBC (+62-812-1500999), OCBC Indonesia (+62-811-2250-0999 & +62-811-5850-0999) dan OCBC Info (+62-811-1060-6222)
- Email: clientservices@ocbc.id, tanya@ocbc.id atau email resmi OCBC lainnya dengan domain/akhiran @ocbc.id
Media Sosial:
- Instagram: @ocbc_indonesia
- Facebook: OCBC Indonesia
- X: @OCBC_Indonesia & @tanya_OCBC
- Youtube: OCBC_Indonesia
- Tiktok: ocbc_indonesia
- Jangan membagikan informasi atau data rahasiaperusahaan kepada siapapun seperti kode OTP, PIN OCBC mobile, PIN Token Internet Banking, dan Password kepada siapapun. Pihak Bank tidak pernah meminta data rahasia ini dengan alasan apapun.
- Jika terdapat aktivitas mencurigakan, segara tolak bantuan atas pemblokiran kartu atau pembatalan transaksi yang mencurigakan, hingga permintaan data rahasia perbankan. Segera hubungi Relationship Manager Anda / TANYA OCBC 1500-999 / +62-21-26506300 (dari luar negeri) dan pilih #2 untuk Layanan Nasabah Bisnis) untuk melakukan pemblokiran dan pelaporan.
- Anda dapat memblokir akun melalui OCBC Business web dan mobile dengan cara:
- Masuk pada halaman OCBC Business web (business.ocbc.id), atau masuk pada aplikasi OCBC Business mobile lalu klik “Blokir User Saya.
- Masukkan ID Organisasi, ID Pengguna, dan Alamat Surat Elektronik, kemudian baca Syarat dan Ketentuan, lalu klik check box “Saya telah membaca…” untuk menyetujui.
- Jika informasi yang Anda masukkan benar, blokir akses pengguna berhasil
Phishing bukan sekedar spam namun juga bentuk kejahatan digital yang bisa terjadi pada siapa saja.
Mari sama-sama cegah penipuan dengan selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengintai kita.